Tahun 2018, Ubisoft meluncurkan Assassin’s Creed Odyssey sebagai lanjutan dari evolusi RPG yang dimulai di Origins. Kalau Origins mengajak kita ke Mesir Kuno, Assassin’s Creed Odyssey membawa kita jauh ke belakang, ke Yunani Kuno sekitar tahun 431 SM, saat Perang Peloponnesos berkecamuk antara Athena dan Sparta.
Yang bikin Assassin’s Creed Odyssey spesial adalah kebebasan penuh yang diberikan ke pemain. Kita bisa memilih tokoh utama — Alexios atau Kassandra — dua bersaudara yang ceritanya terhubung dengan konflik keluarga, politik, dan misteri kuno. Dunia yang dibangun begitu luas, penuh pulau eksotis, kota megah, dan rahasia mitologi yang siap dijelajahi.
Cerita Assassin’s Creed Odyssey
Cerita dimulai dengan tragedi keluarga di Sparta. Karakter yang kita pilih (Alexios atau Kassandra) dibuang dari tebing oleh ayahnya setelah insiden yang melibatkan adiknya. Bertahun-tahun kemudian, sang protagonis menjadi tentara bayaran yang terseret kembali ke konflik keluarga dan perang besar.
Sepanjang perjalanan, kita:
- Mengungkap identitas keluarga sebenarnya.
- Menghadapi Cult of Kosmos, organisasi misterius yang mengendalikan politik Yunani.
- Berinteraksi dengan tokoh sejarah seperti Socrates, Perikles, dan Leonidas.
Assassin’s Creed Odyssey menggabungkan drama personal, intrik politik, dan mitologi Yunani dengan mulus.
Yunani Kuno sebagai Dunia Terbuka
Ubisoft membangun dunia terbuka yang masif dan indah di Assassin’s Creed Odyssey:
- Athena dengan arsitektur megahnya.
- Sparta yang militeristik dan penuh disiplin.
- Pulau-pulau eksotis seperti Mykonos, Santorini, dan Crete.
- Laut Aegea yang biru, dipenuhi kapal perang dan pedagang.
Lingkungan ini nggak cuma cantik, tapi juga hidup dengan aktivitas NPC, pertempuran laut, dan hewan liar.
Pilihan Dialog dan Cerita yang Fleksibel
Berbeda dari seri sebelumnya, Assassin’s Creed Odyssey memperkenalkan sistem pilihan dialog:
- Pemain bisa menentukan nasib karakter.
- Ada banyak akhir berbeda tergantung keputusan kita.
- Bisa membentuk hubungan romantis dengan berbagai karakter.
Kebebasan ini membuat setiap pemain bisa punya pengalaman cerita yang unik.
Pertarungan dan Sistem Leveling RPG
Sama seperti Origins, Odyssey mengusung sistem RPG, tapi lebih dalam:
- Skill Tree terbagi menjadi Hunter, Warrior, dan Assassin.
- Senjata beragam, mulai dari tombak, pedang, busur, sampai tombak legendaris Leonidas.
- Sistem engravings untuk menambahkan efek khusus ke gear.
Pertarungan di Odyssey terasa cepat, brutal, dan penuh opsi kreatif.
Pertempuran Laut yang Spektakuler
Laut memegang peran besar di Assassin’s Creed Odyssey. Kita bisa meng-upgrade kapal Adrestia:
- Merekrut awak dengan skill unik.
- Menggunakan panah api, tombak, dan ram untuk menghancurkan kapal musuh.
- Berlayar bebas dari satu pulau ke pulau lain.
Sensasi ini mengingatkan pada Assassin’s Creed IV: Black Flag, tapi dengan sentuhan era Yunani.
Misi dan Side Quest yang Imersif
Selain misi utama, Odyssey punya ratusan side quest:
- Membantu rakyat desa melawan penindasan.
- Berburu hewan legendaris seperti singa Nemea dan rusa raksasa.
- Menyelesaikan kontrak bounty dan tantangan laut.
Side quest ini bukan sekadar pelengkap, tapi sering punya cerita menarik dan hadiah berharga.
Mitologi Yunani di Dunia Odyssey
Walau fokusnya sejarah, Assassin’s Creed Odyssey menyelipkan mitologi sebagai bagian cerita:
- Menghadapi Medusa, Cyclops, dan Minotaur.
- Menjelajahi lokasi legendaris seperti Labyrinth dan pulau para dewa.
- Menemukan rahasia Isu, peradaban kuno dalam lore Assassin’s Creed.
Gabungan sejarah dan mitologi ini membuat game terasa epik.
Cult of Kosmos sebagai Antagonis
Alih-alih satu tokoh jahat, Odyssey menghadirkan jaringan besar musuh:
- Setiap anggota punya identitas tersembunyi.
- Pemain harus mengumpulkan petunjuk untuk mengungkap mereka.
- Menjatuhkan Cult ini jadi kepuasan tersendiri karena melibatkan strategi dan investigasi.
Peninggalan untuk Franchise
Assassin’s Creed Odyssey memperkuat arah baru franchise sebagai RPG open world raksasa. Kebebasan eksplorasi, pertempuran laut, dan sistem cerita bercabang jadi ciri khas yang membedakannya dari game lain.
Meski ada fans lama yang rindu elemen stealth klasik, banyak pemain baru jatuh cinta dengan skala dan kebebasan Odyssey.
Kesimpulan
Assassin’s Creed Odyssey adalah petualangan luar biasa di dunia Yunani Kuno. Dengan kebebasan memilih karakter, jalan cerita yang bercabang, dan dunia yang mempesona, Odyssey menawarkan pengalaman yang sulit dilupakan. Kombinasi sejarah, mitologi, dan RPG membuatnya jadi salah satu seri paling ambisius di franchise Assassin’s Creed.